Iklan

Spesifikasi Lengkaap Honda Verza150

Honda Versa 150 muncul varian baru dengan spesifikasi yang lebih baik

Honda CBR-250R VS Kawasaki Ninja

Persaingan Honda CBR 250R dan Kawasaki Ninja Meramaikan Pasar Indonesia

MV Agusta Rivale 800 VS Ducati

Persaingan MV Agusta 800 dan Ducati.

Suzuki GSX R600 dan Spesifikasi Detail

Detail Spesifikasi Suzuki GSX R600

Cara Memacu Performa Satria FU 150

Panduan meningkatkan Performa Suzuki Satria FU 150.

Tampilkan postingan dengan label Konsumsi Bahan Bakar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsumsi Bahan Bakar. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Ulasan Komparasi Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion, Antara Elegan dan Futuristik




Ulasan Komparasi Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion, Antara Elegan dan Futuristik
Selama satu minggu kedepan ada suguhan menarik. Kami akan menyandingkan Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion dalam beberapa komparasi. Kalau sebelumnya hanya ditulis terpisah, dengan artikel berantai ini diharapkan bakal lebih mudah membandingkan keunggulan yang ditawarkan oleh keduanya.
Ulasan komparasi ini dibagi dalam 5 bahasan terpisah yaitu, desain, fitur, handling, performa serta konsumsi bahan bakar. Pasti paling ditunggu masalah performa ya??? Sabar ya! Kali ini kita mulai dari desainnya terlebih dahulu.
Buat sebagian orang, ini masih jadi alasan memilih sepeda motor. Apalagi keduanya juga menawarkan desain yang mirip-mirip tapi secara konsep berbeda. Honda tampil dengan desain rangka teralis yang membuat area mesinnya nampak berisi.
Desain bodinya, mulai dari tangki hingga buntut terkesan lebih dinamis. Garis bodinya didominasi oleh garis-garis lengkung yang enak dipandang. Head lamp meruncing dan bagian buntut yang, peleknya palang enam dan sepatbor depannya serupa CBR250R.
Desain futuristik seperti V-Ixion dan desain elegan layaknya CB150R1
Sedang Yamaha New V-Ixion lebih agresif. Garis-garis tajam membuatnya terlihat lebih kokoh. Sasis deltabox-nya yang menjadi dominan di bagian samping juga menambah simplisitas motor sport andalan Yamaha ini. Beberapa menjadi unggulan Yamaha adalah inovasi behel belakang yang menyatu dengan bodi, pelek lebar serta desain panel indikator yang lebih mungil dan nampak sporty tapi tetap fungsional.
Sebenarnya, untuk urusan desain sangat tidak mungkin di tentukan mana yang lebih baik. Keduanya mewakili selera calon konsumennya masih-masing. Ada yang suka futuristik seperti V-Ixion ada juga yang ingin tampil lebih elegan layaknya CB150R.
Bahkan ketika kami tanyakan desain kedua motor ini ke beberapa rekan, hasilnya sama saja. Ada yang suka Yamaha New V-Ixion, enggak sedikit juga yang memuji desain Honda CB150R. Yuk simak beberapa testimoninya.
Perbedaan desain antara Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion
Foto Detail Yamaha Vixion 2013

Ulasan Komparasi Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion, Antara Elegan dan FuturistikDesain futuristik seperti V-Ixion dan desain elegan layaknya CB150R1Perbedaan desain antara Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion

Minggu, 20 Januari 2013

CB150R vs CBR


hay gaysss..... bagi anda penggila Honda CB150R dan CBR bisa melihat artikel dibawah ini. 

Mesin
Spesifikasi resminya adalah Honda CB150R Streetfire yang mengusung konsep naked-sport diperkuat mesin kapasitas 150cc, 4 langkah, DOHC, 4-Katup, 6 percepatan. Motor ini disematkan berpendingin cairan (Liquid-Cooled).
Mesin 150 cc diakui memiliki tenaga maksimum 12,5 kW (17,00 PS) pada putaran mesin 10.000 RPM dan torsi maksimum 13,1 Nm (1,34 kgf.m) pada 8.000 RPM.

Mesin yang diambil dari Honda CBR150R ini diklaim mampu menghasilkan kecepatan maksimum 122 km/jam serta akselerasi 0-200 meter hanya 10,6 detik.
Konsumsi bensin
Mesin 150 cc yang dikawinkan dengan PGM-FI yang diklaim memenuhi standar emisi gas buang Euro2, berhasil mencatat konsumsi BBM 36 km/liter. Upaya ini dilakukan demi menjaga lingkungan di Tanah Air. Hal ini sejalan dengan rencana Honda yang mendeklarasikan sistem injeksi pada setiap modelnya tahun depan.

“Teknologi PGM-FI yang diusung namun perfoma luar baisa dan ramah lingkungan. Ini salah satu keuntungan CB150R,” demkian Eijiro Asakawa.
Mengenai tidak adanya sensor O2, “Tidak perlu sensor O2, karena sudah injeksi,” tutupnya.
Rangka
Model ini didesain menggunakan rangka inovatif tipe truss atau trellis yang ringan namun memiliki kekuatan yang tinggi. Rangka ini dirancang khusus untuk menunjang mesin, memaksimalkan kinerja sistem suspensi Pro-Link dan mengurangi getaran mesin secara optimal, sehingga menghasilkan kestabilan, kelincahan dan kenyamanan selama berkendara.

“Desain speedy shape dengan rangka inovatifnya truss frame. Ini kehandalan lainnya pada CB150R Stretfire. Saya harap konsumen akan suka motor sport ini,” imbuhnya.
Perbedaan dengan CBR150R
Ia juga menambahkan, pada bagian mesinnya sudah mengalami perubahan sehingga tidak sama persis dengan CBR150R. Beberapa perubahan di bagian mesin di antaranya yaitu gear rasio, timing valve untuk mengejar pemakaian dalam kota.

“Model CB150R mengadopsi desain speedy shape. (Slim, light, high, performa image). Sementara bagian mesin seperti timing valve, gear rasio, dengan perubahan ini, mesin CB150R yang juga turunan dari CBR150R memiliki performa terbaik di kelasnya dan cocok untuk dikendarai di perkotaan,” tukas pria asli Jepang itu.
Asakawa juga menegaskan, rangka CB150R kini lebih ringan 800 gram dari rangka CBR150R. Pengurangan bobot tersebut untuk mendapatkan performa yang baik pada CB150R.
“Frame, dengan truss, telah diikuti dengan akurasi yang tepat, frame ini lebih ringan 800 gram dari CBR150. Dan untuk kaki-kaki tetap menggunakan disc brake,” pungkasnya.
Warna
Di Indonesia, Honda CB150R disediakan 4 pilihan warna yaitu: Speedy White, Lightning White, Astro Black, dan Furious Red. AHM menargetkan penjualan Honda CB150R StreetFire mencapai 15.000 unit/bulan.

  • Panjang x Lebar x Tinggi: 2.008 x 719 x 1.061 mm
  • Jarak Sumbu Roda: 1.288 mm
  • Jarak Terendah ke Tanah: 148 mm
  • Ketinggian Tempat Duduk: 790 mm
  • Berat Kosong: 129 kg
  • Radius Putar Minimum: 1.980 mm
  • Kapasitas Tangki Bahan Bakar: 12 liter
  • Tipe Mesin: 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, Silinder Tunggal
  • Kapasitas: 149,48 cc
  • Sistem Pendinginan: Pendingin Cairan (Radiator) dengan Kipas Elektris Otomatis
  • Sistem Suplai Bahan Bakar: Injeksi (PGM-FI/ Programmed Fuel Injection)
  • Diameter x Langkah: 63,5 x 47,2 mm
  • Tipe Transmisi: 6-Speed
  • Pola Pengoperan Gigi: 1 – N – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
  • Perbandingan Kompresi: 11 : 1
  • Daya Maksimum: 12,5 kW (17,0 PS)/ 10.000 rpm
  • Torsi Maksimum: 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/ 8.000 rpm
  • Tipe Starter: Pedal & Elektrik
  • Tipe Kopling: Manual, Wet Multiplate with Coil Springs
  • Kapasitas Minyak Pelumas: 1 Liter pada Penggantian Periodik
  • Tipe Rangka: Diamond Steel (Truss Frame/ Trellis Type)
  • Ukuran Ban Depan: 80/90 – 17M/C 44P (Tubeless)
  • Ukuran Ban Belakang: 100/80 – 17M/C 52P (Tubeless)
  • Tipe Rem Depan: Cakram Hidrolik, dengan Piston Ganda
  • Tipe Rem Belakang: Cakram Hidrolik, dengan Piston Tunggal
  • Tipe Suspensi Depan: Teleskopik
  • Tipe Suspensi Belakang: Lengan Ayun dengan Suspensi Tunggal (Sistem Suspensi Prol-Link)
  • Tipe Baterai: MF 12 V – 5 Ah
  • Tipe Pengapian: Full Transistorized